Seru! Barangkali kata yang tepat untuk menggambarkan saat menempuh pendidikan di Prodi Pendidikan Matematika Universitas IBU. Bagaimana tidak? Salah satu prodi eksakta yang kerap disangka seram dan membuat mahasiswanya spaneng ini justru berhasil dikemas dengan joyful alias menyenangkan.

Kaprodi Pendidikan Matematika Universitas IBU Mika Ambarawati SPd MPd menyampaikan, selama ini pendidikan matematika kerap dianggap sebagai studi yang menakutkan karena penuh dengan angka dan menghitung.

Di Universitas IBU, dia mengatakan, pendidikan matematika dipelajari dengan kurikulum yang tepat, sederhana, dan menyediakan media pembelajaran kreatif. Salah satunya melalui mata kuliah unggulan bisnis digital, kewirausahaan, realistic mathematics tourism, mathematics games, etnomatematika, hingga olimpiade matematika sekolah.

“Ada materi pendidikan, pengayaan untuk nanti teman-teman mengajar menjadi guru, materi-materi pengembangan, jadi tidak semua hitung-hitungan dan angka,” jelasnya.

Proses belajar juga tidak hanya berlangsung di kelas. Saat UAS, ada sistem outing class. Di akhir semester, ada Prismatika Festival yang diisi dengan lomba-lomba seru antar kelas kelas atau angkatan. Biasanya lomba voli, estafet sarung, estafet air, bazar makanan, e-sport, sampai futsal.

“Untuk UAS, ada beberapa mata kuliah seperti mathematics games. Mahasiswa kemarin membawa games ke wisata alam Bedengan, ujiannya di alam terbuka. Sama (mata kuliah) Pancasila, kemudian english for mathematics, teman-teman mahasiswa kami ajak kunjungan ke Museum Brawijaya,” terang dia.

Mika menambahkan, hal itu selaras dengan jargon prodi yakni Matematika KER yaitu Krearif, Edukatif, dan Responsif, Matematika Keren dan Menyenangkan.

Sejak didirikan pada 23 Juli 1985, Prodi Pendidikan Matematika memang terus bertransformasi menjadi prodi unggulan. Selain memiliki mata kuliah unggulan pilihan Nasional Program Kampus Merdeka, dosen-dosennya 100 persen sudah tersertifikasi profesional. Apalagi, sebaran lulusannya juga variatif dan memiliki prospek kerja yang luas.

 

Belum lagi, prodi ini juga yang menorehkan prestasi. Di antaranya Penelitian Dosen Kompetitif Nasional, hibah Program Daring Kolaboratif, lolos Program Kampus Mengajar, lolos Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM), lolos Program Praktisi Mengajar, lolos Program Akademi Wirausaha Merdeka (AWM), sampai berkontribusi dalam Duta Pendidikan Jatim.

 

“Peluang karir sangat terbuka, sebelum lulus, mahasiswa kami itu biasanya banyak yang bekerja sambil kuliah. Selain menjadi ASN atau PPPK, mereka juga bisa berwirausaha. Karena ada alumni kami yang membuat bimbel, kemudian dikembangkan mengajak adek-adek kelasnya untuk ikut bekerja,” ujarnya.

Kini, Universitas IBU sedang membuka kesempatan bagi calon mahasiswa melalui penerimaan mahasiswa baru (PMB) tahun akademik 2024/2025. Untuk informasi lebih lanjut, silakan simak laman pendaftaran mahasiswa baru yang dapat diakses melalui https://maba.uibu.ac.id/.

Leave a Comment